Kesibukan Panggung dan Suasana Festival
Hari-hari pertama Pestapora dibuka dengan antusiasme tinggi. Ribuan pengunjung memadati area festival sejak sore hingga malam, menikmati penampilan artis lokal dan nasional yang naik ke panggung utama. Ada suasana kegembiraan, kebersamaan, dan ekspresi budaya yang beragam — mulai dari musik pop, indie, hingga elemen-elemen ekspresi sosial yang dikemas lewat lirik dan fashion festival.
Artis-artis seperti Ari Lasso tampil dengan penuh semangat, menunjukkan solidaritas terhadap penonton dan panitia di tengah riak protes yang muncul atas sponsor acara. Salah satu momen yang mencuri perhatian adalah ketika Ari Lasso di atas panggung mengajak publik agar tetap mendukung kerja keras penyelenggara, sambil menyuarakan pentingnya nilai-nilai yang lebih manusiawi dalam hubungan antara event musik dan sponsor.
Kontroversi Sponsorship dengan PT Freeport Indonesia
Masalah muncul ketika terkuak bahwa PT Freeport Indonesia (PTFI), sebuah perusahaan tambang besar, menjadi salah satu sponsor Pestapora. Terdeteksi kemunculan spanduk gigante dengan tulisan “Copper juga ikut ‘Berpestapora’” yang dikawal sebuah marching band, memicu reaksi keras dari musisi dan aktivis lingkungan.
Sebanyak lebih dari 20 band dan artis menyatakan menarik diri dari lineup sebagai bentuk protes. Beberapa di antaranya adalah Sukatani, Leipzig, Hindia, The Jeblogs, The Feast, Rebellion Rose, dan lainnya. Mereka menyebut bahwa keterlibatan Freeport Indonesia tidak sesuai dengan nilai-nilai etika dan mengkhawatirkan dampak lingkungan serta sosial, khususnya terkait isu Papua.
Manajemen Pestapora, termasuk Direktur Kiki Ucup, mengakui adanya kelalaian dalam pengumuman kerjasama sponsor tersebut. Karena tekanan publik, mereka memutuskan memutuskan hubungan dengan Freeport, dan menyatakan bahwa pada hari kedua dan ketiga festival, pihak penyelenggara tidak lagi terkait dengan sponsor tersebut.
Sikap Musisi dan Aktor Sosial
Musisi Kunto Aji mengambil langkah yang cukup menonjol; ia tetap tampil meskipun awalnya mempertimbangkan keluar dari festival. Setelah penyelenggara mengumumkan pemutusan sponsor Freeport, Kunto Aji menyatakan akan menyumbangkan seluruh honor penampilannya pada festival untuk organisasi lingkungan dan menggunakan panggungnya sebagai kesempatan untuk kampanye krisis iklim.
Ari Lasso juga turut menyatakan dukungan kepada penyelenggara sekaligus menyuarakan bahwa musik bisa menjadi sarana aspirasi publik. Ia meminta fans dan masyarakat untuk menghargai usaha penyelenggara, meski ada kekhawatiran atas sponsor yang kontroversial.
Refleksi dan Harapan Penonton
Bagi banyak penonton, Pestapora 2025 tetap menjadi pengalaman positif meskipun terdapat dinamika yang memicu perdebatan. Musik, interaksi antara artis dan publik, serta keberagaman genre menciptakan atmosfer yang hidup. Sementara itu, aksi-aksi menarik diri dari panggung dianggap sebagai bentuk solidaritas dan refleksi nilai kebersamaan serta keadilan sosial.
Harapan muncul agar di masa depan penyelenggaraan festival musik lebih transparan dalam memilih sponsor dan memperhatikan dampak sosial serta lingkungan. Penonton berharap festival tidak cuma menjadi media hiburan tapi juga ruang dialog nilai-nilai yang lebih baik