Fenomena Blood Moon Hiasi Langit Indonesia, Warga Antusias Abadikan Momen.

Depok - Indonesia, Fenomena gerhana bulan total atau Blood Moon yang terjadi pada Minggu malam hingga Senin dini hari (7–8 September 2025) tampak jelas di langit Depok, Jawa Barat. Warga berbondong-bondong keluar rumah untuk menyaksikan langsung peristiwa langit langka tersebut, bahkan banyak yang mengabadikan pemandangan Bulan berwarna merah tembaga dengan kamera ponsel maupun perangkat profesional.

Menurut laporan, langit Depok relatif cerah sejak pukul 21.00 WIB, sehingga fase awal gerhana dapat diamati dengan baik. Memasuki dini hari sekitar pukul 02.00 WIB, Bulan tampak memerah sempurna ketika fase totalitas terjadi. “Langitnya cerah sekali, Bulan merah terlihat jelas, jarang bisa lihat fenomena seindah ini,” ujar Rani, warga Pancoran Mas yang menyaksikan fenomena itu bersama keluarga.

Fenomena Blood Moon terjadi ketika Bumi berada di antara Matahari dan Bulan sehingga cahaya Matahari terhalang. Hanya spektrum cahaya merah yang dibelokkan atmosfer Bumi dan jatuh ke permukaan Bulan, membuatnya tampak merah gelap. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya juga telah menginformasikan bahwa gerhana ini dapat terlihat di sebagian besar wilayah Indonesia, termasuk Depok dan sekitarnya 

Fenomena ini menjadi daya tarik tersendiri bagi warga Depok. Beberapa komunitas astronomi amatir lokal juga mengadakan pengamatan bersama di area terbuka, seperti lapangan Margonda dan kawasan UI. Media sosial kemudian dipenuhi unggahan foto dan video yang menampilkan keindahan Bulan merah dengan berbagai latar kota Depok, mulai dari siluet gedung tinggi hingga pepohonan.

Menurut catatan ahli astronomi, fenomena serupa baru akan bisa terlihat kembali dengan kualitas sejelas tahun ini pada 2033 mendatang. Oleh karena itu, banyak warga Depok merasa beruntung bisa menyaksikan langsung Blood Moon yang menghiasi langit kota mereka.


Previous Post Next Post